Orang Sebut Ini Bahagia

Teruntuk kamu..
Hai, how's life? Haha, terdengar lucu. Lucu, bagaimana cara semesta menciptakan skenario untuk kita. Sekian banyak purnama, bak puisi di film AADC, setelah kejadian yang seharusnya tak patut diingat oleh ingatanmu. Seperti apa yang memang aku yakini, kamu dihadirkan kembali. Terima kasih.. Setidaknya aku ingin merekam apa yang telah terjadi beberapa waktu belakangan ini, selagi aku dan kamu masih ingat, paling tidak aku ingin membekukannya lewat tulisan ini. Toh ingatan manusia terbatas, tapi tidak dengan "tulisan". That's why I love words, seperti yang kita pernah debatkan, I love words, but you said you love acts more. Nevermind :) Selagi kita masih mengingat perasaan ini. Tidak ada yang tau, hati manusia mudah berubah. Semoga kita akan selalu sama, seperti saat ini, sampai nanti.

Entah apa hanya aku saja yang merasa ini masih seperti mimpi, atau kamu merasakannya juga? Semoga kita termasuk golongan yang "saling", ya?.. Aku masih merasa ini seperti apa yang aku sering mimpikan selagi tidur. Mimpi-mimpi yang biasanya membuat perasaan kacau ketika bangun keesokan harinya, mimpi tentang kamu. Bedanya, sekarang aku tidak perlu lagi menunggu waktu tidur untuk bertemu kamu. Just so you know, my reality better than my dreams now.

Hari-hariku sedikit berbeda sekarang, entah hanya perasaanku saja atau memang seperti itu, I appreciated my life better now, aku lebih sering mengucap "thanks God for what you gave to me, for what I have till now I'm so blessed". Dipertemukan kamu kembali, membuatku lebih menghargai semua yang aku punya. I'm happy.

Seperti apa yang aku pernah bilang sebelumnya, just by looking at you could make me happy without you even trying to. Just by looking at you, then I realized, you're mine and I'm yours. And I'll automatically smiling. That's why I often suddenly smiling without reason, now you know why lol. When I look at you even from the far, my brains keep saying "that's mine, that's my man.." how proud and selfish I am, I'm sorry haha. You know I'm too happy, semoga kamu juga merasakan hal yang sama. Kamu bilang ini egois. Tapi aku punya tugas.. bukan.. Bukan tugas, tapi keinginan. Inisiatif, they said. Entah kenapa ini sudah jadi naluri, aku cuma ingin membuatmu berfikir semenjak ada aku, duniamu berubah, mm terlalu muluk bukan? Sampai ingin mengubah dunia seseorang, sederhananya aku ingin kamu bahagia sekarang, your turn to be happy, Ky. You deserve it. Aku ingin jadi alasanmu berfikir "aku bahagia semenjak ada dia"..

Semoga, aku bisa jadi apa yang kamu butuhkan, jadi orang yang mengerti kamu lebih dari orang lain, tempat yang bisa kamu sebut "rumah". Saat sekelilingmu sedang membuatmu lelah, aku ingin jadi tempatmu pulang. Semoga, semua perasaan yang kita sedang rasakan adalah yang tulus dan bukan pamrih. Bukan juga perasaan yang sementara sampai bisa diberi hashtag #3bulanpertama haha. Semoga perjalanan kita akan sejauh titik yang seperti semua orang idamkan. Kamu tau, padamu aku berani memimpikan segala yang jauh. I really hope in the end will be me and you. Terima kasih, Rizki..

Postingan populer dari blog ini

Hingga mengingkarimu adalah hal yang mustahil..

Tentang Berjuang Bersama..

Untuk Lelaki yang Kucintai