How poor I am, selalu jadi yang lebih excited dari yang lain over nothing. Bagiku, when I attached and love someone, buat bareng sama dia pun udah bikin aku seneng even gak ngelakuin sesuatu pun menurutku cukup asal sama dia. For example, even aku lagi capek atau ngantuk aku ga pernah buang buang waktu ku buat sekedar betein mereka, karena menurut aku waktu sama mereka tu berharga. Sayang banget aku sia siain cuma buat bete ga jelas. See? How pathetic I am selalu jadi yang antusias sendiri. Bagiku, asal ada dan bareng mereka.. Cukup.. Sesederhana itu cara berfikirku. How easy game looked alike I am. Segampang itu dibahagiain. Ya gimana, segitu aja nggak cukup kan buat bikin orang stay. Perasaan manusia emang gampang berubah.
Mungkin dikultuskan dalam perjamuan bulir darahku, namamu seorang. Hingga mengingkarimu adalah hal yang mustahil.. Ini adalah penggalan lirik lagu milik mas Sal Priadi. Masih, tentang tulisan satu objek yang sama. Entah harus dimulai darimana tulisan ini, mencintai seseorang memang menyerap kekuatanmu. Mengubah seolah-olah orang yang kamu cintai adalah satu-satunya sumber tenaga yang bisa membuatmu berenergi dan sebaliknya. People who can love deeply are horrifying. I dont have any words anymore.
"Aku tau kekhawatiran ku yang berlebihan membuatmu tak nyaman, namun mengertilah.. aku pernah sangat dikecewakan karena terlalu percaya" Aku tau, aku mungkin tidak sebaik dia atau dia atau siapapun itu yang kau idolakan. Aku tak punya apa yang bisa dibanggakan seorang wanita dari penampilan maupun berbentuk materi, tapi mungkin kamu bisa percayakan perasaan gelisah, lelah, senang dan sedih mu padaku. Aku akan mencoba menyulapnya menjadi apa yang sebenarnya kamu butuhkan.